PROGRAM DIII
OKUPASI TERAPI
JURUSAN OKUPASI
TERAPI
POLITEKNIK
KESEHATAN SURAKARTA
Karya Tulis
Ilmiah, 2013
Tutut Dwiyoko
Gambaran Tingkat Depresi Pasien Pasca
Stroke dengan Menggunakan Instrumen Beck
Depression Inventory II (BDI II) di RSUP Dr. Kariadi Semarang
xiv + 40 halaman, 6 lampiran
Abstrak
Latar Belakang. Stroke adalah
sindrom yang disebabkan oleh gangguan peredaran darah dan asupan oksigen ke
otak sehingga dapat menyebabkan kematian jaringan otak (infark serebral).
Gangguan neurologis akibat stroke dapat menyebabkan psikologis penderita
terganggu. Stroke juga telah diketahui sangat mempengaruhi kualitas hidup
penderitanya, sehingga tidak sedikit penderita stroke yang juga mengalami
depresi.
Tujuan
Penelitian. Tujuan
dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat depresi pasien
pasca stroke dengan menggunakan instrumen Beck
Depression Inventory II (BDI II).
Metode
Penelitian.
Penelitian ini
merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode deskriptif
terhadap 10 sampel pasien pasca stroke di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Metode
pengambilan sampel dilakukan dengan teknik totally sampling.
Hasil
Penelitian.
Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa 70% sampel mengalami depresi
minimal/normal, depresi ringan 10%, depresi sedang 20%. Perempuan lebih banyak
mengalami depresi daripada laki-laki, yaitu sebesar 10% mengalami depresi
ringan dan 10% depresi sedang dibanding laki-laki 10% depresi sedang. Usia
56-60 tahun paling banyak mengalami depresi dibandingkan kategori usia lain,
yaitu depresi ringan 10% dan depresi sedang 10%. Penyebab stroke
non haemoragik lebih banyak mengalami depresi, yaitu depresi ringan 10% dan
depresi sedang 20%. Sisi lumpuh kanan lebih banyak mengalami depresi, yaitu depresi ringan
10% dan depresi sedang 10%.
Kesimpulan. Tingkat depresi
pasien pasca stroke di RSUP Dr. Kariadi Semarang antara depresi ringan sampai
dengan depresi sedang dan tidak terdapat sampel yang mengalami depresi berat
dari jumlah total sampel.
Daftar
Pustaka : 36
(1993-2012)
Kata
Kunci : Stroke,
depresi, BDI II
Tidak ada komentar:
Posting Komentar